The influence of self-regulated learning dimensions on lower- grade elementary students' mathematics motivation
Authors
Reza Dwi Salma Umairi
Institut Prima Bangsa
Siti Soleha
Institut Prima Bangsa
Siska Dwi Rattania
Institut Prima Bangsa
Salsabila Putri Rahayu
Universitas Muhammadiyah Cirebon
Abstract
Teori-teori sebelumnya menganggap Pembelajaran Mandiri (Self-Regulated Learning/SRL) sebagai hasil dari motivasi pembelajar. Teori-teori terbaru yang berfokus pada perkembangan menunjukkan bahwa pengaturan diri dapat berfungsi sebagai prediktor dasar untuk perkembangan motivasi psikologis. Bukti untuk klaim ini masih dalam tahap awal. Studi ini bertujuan untuk mengisi kesช่อง dalam penelitian SRL yang sedang berkembang ini dengan berfokus pada pengaruh tujuh elemen model Pembelajaran Mandiri terhadap motivasi belajar matematika di kalangan siswa kelas bawah berusia 6 hingga 7 tahun. Studi ini dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip penelitian kuantitatif dan model regresi linier berganda dipilih untuk menganalisis hasilnya. 240 siswa kelas bawah menjadi subjek penelitian. Data dihasilkan melalui observasi terstruktur dan versi adaptasi dari Kuesioner Strategi Motivasi untuk Belajar (Motivated Strategies for Learning Questionnaire/MSLQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara tujuh elemen model Pembelajaran Mandiri, Kemandirian Kebutuhan (Independent of Needs/P3) dan Mengikuti Aturan (Patuh pada Aturan/P2) adalah yang paling relevan dengan motivasi belajar matematika. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar matematika paling baik didukung oleh Kemandirian Keperluan (P3) dan bentuk kepatuhan aturan yang paling kaku diwakili oleh (P2).